Jauh

 Kita semakin jauh

Seperti tidak bisa lagi di raih

atau bahkan hanya sekedar ku tatap


Kita belum sempat menikmari senyum masing-masing

Walau dulu, kita sempat bertemu, tapi aku masi merasa kurang


Aku ingin kembali menikmati suaramu

atau meminta telingamu mendengarkan ceritaku

lalu mencubit pipiku

dan aku yang merintih kesakitan


Ah tidak tidak

Aku mengharapkan terlalu banyak

Ketika kita terlampau jauh


Aku jauh lebih gemar di dalam lingkup percakapan 

Karena berkirim pesan lewat gawai

tak bisa membuatku senyummu

atau sekedar alismu


Aku jauh lebih gemar menatap langsung matamu 

Ketimbang foto dengan pose anehmu itu

atau sekedar menatap kukumu

dan kembali memarahi tentang kuku panjang itu


Suaramu lewat telepon

Tak secandu ketika aku dapat mendengarnya langsung

Lontara kata-kata kasarmu

yang anehnya, malah jadi ku rindukan


Kita berbeda dunia

tapi seakan tak ada halangan untuk menuai percakapan


Kira-kira, aku masi ada waktu tidak ya?

Untuk kembali bertemu dan kembali bercakap denganmu


17 April 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

marahi saja ia, Tuhan

mati rasa? atau hanya takut?