hanya sunyi yang tahu jawabannya

 jika di ingat, diantara luka dan tangis yang mendera. ada terselip beberapa kisah yang mampu melulu lantahkan hati yang keras. 

 

tentang perkenalan tak sengaja. kontak mata pada sosok asing di keramain. dan senyumnya yang entah mengapa sangat menyebalkan di mataku. 


jangan lupakan nomor tak di kenal yang entah dapat dari mana, dia memperkenalkan dirinya. seakan aku akan penasaran dengan sosoknya. 


lalu kita lama lama dekat. entah apa yang terjadi hingga aku yang sudah tak perna memikirkan cinta ini di buat kebingungan oleh perasaannya sendiri


detik demi detik. menit demi menit. kita saling memberi perhatian selayaknya orang saling mencintai. membahas hal hal aneh yang tak penting. dering telpon yang sering terdengar ketika malam hari


aku pikir aku nyaman. aku pikir aku mulai menyukainya. hingga tak tau ada petaka yang  menungguku di depan sana. 


rasa nyaman yang dia berikan sepertinya hanya tipuan. tidak ada yang asli karena pada akhirnya ia mulai menyakiti perlahan. menggerogoti hati yang pernah sempat terluka ini. mulai pelan pelan mencoba menghancurkanku yang pura pura kuat ini. 


dia bagaikan bunga mawar, indah tapi juga menyakitkan. inginku lepaskan tapi aku menggenggamnya terlalu erat. aku takut kehilangan dia hingga tak melihat darah darah di tanganku. 


bole aku bertanya, mengapa harus aku yang bertemu dengan dia?


27 March 2021



Komentar

Postingan populer dari blog ini

marahi saja ia, Tuhan

mati rasa? atau hanya takut?

Jauh