kenapa hanya di mataku cinta terlihat keruh
Bertemu banyak tipe manusia, dengan segala latar belakangnya, dengan segala sifatnya, tapi mengapa tak pernah ku lihat keruh di matanya saat melihat cinta? Mengapa hanya aku yang menganggap cinta adalah sebuah kebahagiaan yang semu?
Apa jelajahku kurang jauh? Apa jelajahku pada matanya kurang tepat?
Ku dengar dan amati latar belakangnya, kisah cintanya yang terlihat lebih suram ketimbang kepunyaanku. Tapi mengapa, di matanya aku masih melihat sepercik harapan bahwa akan ada cinta yang membahagiakan di depan sana? Sedang aku, terlihat sudah benar-benar padam. Tidak terlihat ada harapan apapun kecuali membahagiakan diri sendiri dengan ataupun tanpa cinta.
Apakah aku terlalu berlebihan? Iya?
Aku pikir iya adalah jawabannya.
Tapi tetap saja, cinta akan terus seperti itu, keruh di mataku. Mau di bersihkan bagaimanapun juga, cinta tetap keruh di mataku. Dan akan selalu begitu.
20 Juni 2022
Komentar
Posting Komentar