dimana akhirnya
Bila ku terus terusan di hadapkan oleh kata ikhlas
Lalu mimpi mana yang dapat aku banggakan hingga akhir hayat?
Bila kata ikhlas tak ada ujungnya masuk telingaku
Lalu bahagia mana yang abadi?
Aku tak pernah berharap untuk menjadi sempurna, Tuhan
Cukup sediakan satu alasan untuk aku tetap hidup
Sediakan aku satu alasan untuk tersenyum kembali setelah awan awan suram menghampiri setiap lorong isi nyawaku.
Aku tak pernah meminta menjadi sempurna, Tuhan.
Aku hanya ingin, yang tersayang milikku, jangan engkau buat pergi
Sungguh mulia Takdir Mu Tuhan,
Sungguh indah apapun yang telah Engkau rencanakan
Tapi begitu telak rasanya
Ketika banyak mimpiku perlahan harus musnah
Lalu, apa aku berhak bermimpi kembali, Tuhan
Atau aku tidur saja dan tak pernah bangun agar mimpiku tak perlu musnah.
Aku tak tau mimpi mana yang akan jadi
Aku tak tau butuh berapa banyak korban mimpi yang lain lagi
Untuk sampai ke mimpi yang di takdirkan Tuhan
Tapi aku harap, aku sungguh-sungguh berharap, bayarannya sama dengan yang sudah ku korbankan
Aku akan ikhlas, aku akan
Tapi entah kapan
16 Agustus 2022
Komentar
Posting Komentar